Share

Belajar dari kesalahan merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam menjalankan aktivitas dunia trading. Namun demikian, masih banyak trader yang terjebak dalam kesalahan yang dibuat dan berkutat dalam jebakan tersebut. Kesalahan-kesalahan tersebut menjadikan performa trading tidak dapat berkembang.

Berikut ini Indovestory bagikan beberapa contoh jebakan berbahaya dalam trading:

1. Tidak memiliki perencanaan trading (trading plan)

tanpa perencanaan
Seorang trading berpengalaman umumnya telah memiliki rencana yang baik sebelum memasuki pasar. Termasuk waktu yang tepat untuk melakukan buy serta sell, karena telah mempertimbangkan risiko dengan baik.

Tanpa perencanaan yang baik, terutama trader pemula, maka peluang keuntungan setiap transaksi trading semakin kecil, bahkan rentan terkena gangguan terhadap keamanan modan.

2. Mengabaikan pengendalian risiko

Dalam trading, pengendalian risiko sangatlah krusial. Setiap trader harus memperhitungkan risiko dengan baik sebelum memasuki pasar. Karena volatilitas yang tinggi, risiko trading juga sangat besar. Namun hal tersebut bisa diminimalisasi dengan memperhatikan rencana trading dan disiplin menerapkannya.

3. Tidak menggunakan stop loss

tanpa menerapkan stop loss
Pergerakan harga yang sangat volatil pada pasar valuta asing (forex), bisa membuat pergerakan harga sulit diprediksi. Jika trader tidak menggunakan stop loss dengan baik, sebagai alat untuk membatasi pergerakan harga agar kerugian tidak besar dan menghindar dari margin call.

4. Melakukan trading karena ikut-ikutan

Trading tanpa perencanaan dan didasari oleh keinginan mengikuti teman atau pasar yang sedang ramai bisa membuat trader kebingungan untuk keluar dari pasar. Trader juga berisiko terlambat saat memasuki pasar sehingga pergerakan harga mungkin telah berbalik, sehingga justru merugi.

5. Mengabaikan aturan penggunaan jumlat lot

Besaran transaksi yang trader gunakan untuk memasuki pasar dinamakan dengan lot. Mengatur besaran lot tersebut akan membantu terhindar dari kerugian yang besar dalam waktu singkat atau yang biasa disebut margin call.

Trader pemula yang cenderung mengabaikan aturan lot bisa mendapatkan risiko yang besar.

6. Mengabaikan penggunaan margin

tanpa strategi
Meski margin mampu membantu menghasilkan profit, namun margin juga membuat kerugian semakin besar. Oleh sebab itu, memastikan trader memahami cara kerja margin penting agar tidak terjebak kewajiban hutang yang besar tanpa hasil.

7. Tidak menggunakan money management yang baik

Money management merupakan cara mengelola dana agar tetap aman dan memiliki risiko kerugian yang kecil dalam portofolio yang dimiliki.

8. Tidak mampu mengatur psikologi

Pergerakan harga yang volatil juga bisa menyebabkan kondisi kesehatan mental menjadi terpengaruhi. Psikologi ini akan mempengaruhi mindset saat menerapkan perencanaan trading yang sudah direncanakan. Oleh sebab itu, trader harus berhati-hari dengan kesehatan psikologisnya saat memasuki pasar.

Baca beragam artikel edukasi forex di Indovestory yang dapat membantu Anda memahami seluk-beluk dalam trading forex. Termasuk berita, analisa, edukasi forex, hingga istilah-istilah trading seperti swap, leverage, scalping, dan sebagainya.



Sumber: www.inbizia.com

Pilihan Rekomendasi Broker

Berikut pilihan rekomendasi broker yang telah kami uji secara langsung dari sisi keamanan dana, kualitas eksekusi, kemudahan deposit dan penarikan, serta banyak hal lainnya. Silahkan klik link berikut.


Recomended


Subscribe to Our
Newsletter

Indovestory Portal Berita Forex Terkini

Indovestory merupakan portal berita yang memberikan informasi terkini dan edukasi seputar kegiatan perdagangan valas atau Trading Forex.

Kategori

Hubungi Kami

Berlangganan Informasi Terbaru

Subscribe
Send Message

Get Latest news daily to your mail