Share

Kebijakan pemerintah terkait ekonomi, baik kebijakan fiskal dan moneter akan memunculkan stimulus yang berdampak bagi pelaku ekonomi, termasuk trader. Oleh sebab itu setiap trader diharapkan mampu memahami dampak stimulus fiskal terhadap trading.

Jenis stimulus

jenis stimulus
Kebijakan moneter merupakan upaya kebijakan ekonomi yang terdiri atas berbagai peraturan dan ketentuan untuk mengelola ukuran dan tingkat pertumbuhan pasokan uang. Sementara itu, kebijakan fiskal merupakan kebijakan ekonomi yang terdiri atas berbagai peraturan dan ketentuan untuk mempengaruhi perekonomian yang menyangkut pendapatan, pengeluaran, dan perpajakan.

Pada situasi tertentu, pemerintah atau pembuat kebijakan dapat mengeluarkan stimulus ekonomi untuk beradaptasi dengan kondisi ekonomi yang ada. Stimulus ekonomi adalah pemberian upaya atau dorongan dari pemerintah terhadap kebijakan ekonomi untuk mengatasi krisis ekonomi dan mempercepat pembangunan ekonomi. Sehingga stimulus ekonomi dibedakan menjadi dua, yaitu stimulus moneter yang mengacu pada kebijakan moneter, dan stimulus fiskal yang mengacu pada kebijakan fiskal.

Stimulus selama pandemi Covid-19

stimulus selama pandemi
Setelah munculnya pandemi Covid-19, banyak sektor ekonomi yang terdampak sehingga banyak mempengaruhi pertumbuhan ekonomi negara. Oleh sebab itu, pemerintah gencar memberikan stimulus fiskal bagi masyarakat. Beberapa diantaranya, seperti pemotongan pajak, pemberian subsidi berupa tunjangan atau bantuan langsung, dan pembangunan infrastruktur seperti perbaikan jalan, jalur kereta, dan sebagainya.

Stimulus fiskal tersebut krusial untuk meningkatkan perekonomian serta diharapkan dapat menarik investor guna menanamkan modal pada sektor-sektor tertentu.

Pentingnya trader memahami dampak stimulus fiskal

pentingnya trader memahami dampak stimulus fiskal
Pada dasarnya, stimulus fiskal akan mengakibatkan peredaran uang lebih banyak, sehingga investor akan menyelamatkan aset, umumnya emas, sebelum inflasi. Hal tersebut akan mengakibatkan harga emas naik. Sementara itu, untuk trader, stimulus fiskal akan mempengaruhi nilai tukar mata uang atau kurs.

1. Dampak bearish

Saat pemerintah memutuskan untuk mengimplementasikan stimulus fiskal, maka peredaran uang akan semakin banyak. Oleh sebab itu masyarakat akan lebih sering berbelanja dan mengakibatkan harga barang dan jasa meningkat. Kenaikan harga tersebut akan mempengaruhi harga barang dan jasa yang diekspor, umumnya harganya semakin tidak kompetitif di kancah internasional dan mengakibatkan permintaan menurun. Sementar itu permintaan domestik meningkat, sehingga neraca perdagangan tak seimbang dan menyebabkan kurs mata uang melemah.

2. Dampak bullish

Stimulus fiskal berupa pemotongan pajak dan pemberian subsidi membuat pemerintah ‘berhutang’ untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Umumnya, pemerintah akan menjual obligasi atau surat utang negara. Hal tersebut bisa membuat mata uang pihak pemberi utang menguat sejenak.

Dampak stimulus fiskal tidak besar, karena kebijakan bersifat lagging jika dibandingkan dengan kebijakan moneter. Dalam forex ditampilkan dengan sinyal berwarna jingga atau dua banteng.

Demikian ulasan terkait tips stimulus fiskal. Untuk Anda yang mencari beragam informasi forex, termasuk berita, analisa, dan edukasi forex, temukan hanya di Indovestory. Platform tepercaya untuk mencari info forex terkini, termasuk istilah-istilah dalam forex, seperti moving average, margin call, spread, dan sebagainya.



Sumber: www.inbizia.com

Pilihan Rekomendasi Broker

Berikut pilihan rekomendasi broker yang telah kami uji secara langsung dari sisi keamanan dana, kualitas eksekusi, kemudahan deposit dan penarikan, serta banyak hal lainnya. Silahkan klik link berikut.


Recomended


Subscribe to Our
Newsletter

Indovestory Portal Berita Forex Terkini

Indovestory merupakan portal berita yang memberikan informasi terkini dan edukasi seputar kegiatan perdagangan valas atau Trading Forex.

Hubungi Kami

Berlangganan Informasi Terbaru

Subscribe
Send Message

Get Latest news daily to your mail