Share

Indikator yang mulai diperkenalkan pada akhir tahun 1950-an yang mana indikator ini merupakan indikator yang pertama kali digunakan para analis untuk memprediksi arah pergerakan harga. Dengan menerapkan dasar pemikiran bahwa ketika pasar sendang uptrend, maka harga cenderung bergerak diatas atau sama dengan harga penutupan pada periode sebelumnya. Sedangkan bila pasar sedang downtrend, maka harga akan cenderung bergerak dibawah atau sama dengan harga penutupan pada periode sebelumnya.
indikator stochastic
Pada gambar di atas adalah indikator Stohastic Oscillator untuk GPB/USD dengan periode candle (Timeframe) H4 (4 Jam). Tampak garis biru (%K) cenderung bergelombang dibanding garis merah (%D) yang mana smoother dari kurva garis biru (%K). Salah satu ciri khas dari indikator ini adalah pergerakannya yang memang selalu ada pada rentang 0,00-100.

Stochastic Oscillator

Gabungan %K dan %D pada Stochastic dapat menjadi duet yang cukup ampuh dalam memprediksi trend yang sedang terjadi. Perpotongan antara %K dan %D (sebagai short term trend), bullish/bearish (20,00/80,00) centerline adalah untuk menentukan keadaan overbought/oversold (prediksi trend untuk jengka panjang).

Adapun rumus Stochastic Oscillator untuk (5,3,3) adalah sebagai berikut:

stochastic

Overbought dan Oversold

Keadaan overbought / oversold menurut Stochastic diperoleh bila garis %K telah memasuki batasan 20 dan 80 yakni dibawah 20 untuk oversold dan diatas 80 untuk overbought. Batasan 20/80 ini bukanlah batasan mutlak. Bisa saja 30/70 atau yang lain. Jadi jangan heran bila ada juga yang menggunakan batasan yang berbeda dalam menentukan kondisi overbought/ oversold dari situasi ini. Keadaan overbought / oversold ini akan memicu naik turunnya harga dalam jangka panjang.

Apabila sedang terjadi kenaikan harga namun stochastic sudah menuju titik overbought dan mulai meninggalkan area tersebut, itu berarti akan terjadi tekanan pada laju kenaikan harga yang pada akhirnya membuat harga kembali turun sampai keseimbangannya yang baru. Perhatikan gambar berikut. Untuk batasan overbought/ oversold kali ini kita menggunakan 20/80 (diarsir dengan warna oranye).
overbought dan ovesold
Dari gambar diatas terlihat bahwa ketika harga telah masuk ke area Overbought atau Oversold maka perlahan akan kembali bergerak turun seiring dengan arah pergerakan Stochastic. Beberapa kali Stochastic menunjukan ketepatan yang luar biasa dalam mengetahui arah pergerakan selanjutnya (tanda lingkaran).

Cross %K dan %D

Selain area 20/80 seperti pada contoh diatas, perpotongan (crossing) %D dan %K juga dapat kita gunakan untuk menentukan sebuah posisi buy/sell. Crossing yang terjadi adalah antara %K dan %D yang mana disebut smoother dari %K.

Kondisi Bullish terjadi bila terjadi bila garis %K memotong %D dari bawah dan sebaliknya trend Bearish diperoleh ketika %K memotong ke atas. Keadaan ini bisa saja berlangsung bahkan ketika kedua garis sedang dalam wilayah overbought / oversold. Jika ini terjadi artinya tekanan beli atau jual sedang kuat sehingga akan terjadi kemungkinan harga menembus batas support dan resistance.
cross
Perhatikan ketika %K dan %D saling berpotongan dan mulai bergerak dan memulai ke atas (ditandai dengan warna merah) harga juga menunjukkan uptrend dan terus bergerak naik. Sebaliknya ketika harga bergerak turun, %K dan %D saling berpotongan dan menunjukkan arah kebawah (ditandai dengan warna hijau).

Akan tetapi seperti yang sudah diutarakan, dunia trading sangatlah abu-abu. Meski banyak orang menggunakan indikator Stochastic Oscillator pada keadaan market nontrending atau sideways, sebenarnya stochastic oscillator dapat menjadi indikator untuk keadaan trending. Dapat dilihat pada gambar di bawah ini:
cross
Pada saat market menembus ke level atas EMA, maka perhatikan stochastic, apakah sudah menembus level 80 atau belum, jika sudah berhasil di tembus maka market sudah menjadi situasi trending dari non trending. Close posisi bila berhasil berbalik tembus ke level 20. Namun dengan mempertimbangkan setup tertentu pada parameter-parameter stochastic.

Pilihan Rekomendasi Broker

Berikut pilihan rekomendasi broker yang telah kami uji secara langsung dari sisi keamanan dana, kualitas eksekusi, kemudahan deposit dan penarikan, serta banyak hal lainnya. Silahkan klik link berikut.


Recomended


Subscribe to Our
Newsletter

Indovestory Portal Berita Forex Terkini

Indovestory merupakan portal berita yang memberikan informasi terkini dan edukasi seputar kegiatan perdagangan valas atau Trading Forex.

Kategori

Hubungi Kami

Berlangganan Informasi Terbaru

Subscribe
Send Message

Get Latest news daily to your mail