Share

Kalau trading, pasti inginnya profit, bukan? Tapi sayangnya, trading forex bukan hanya soal profit dan loss. Banyak sekali istilah yang harus diketahui. Salah satunya adalah: Margin Call (MC).

Serupa tapi tak sama dengan panggilan interview kerja yang bikin kalian deg-degan penuh harapan, panggilan dari si Margin ini bikin deg-degan karena terancam. Karena itu, banyak trader yang memutar otak agar terhindar dari Margin Call.

Apa Itu Margin Call

Margin Call adalah fitur peringatan yang diberikan oleh broker ketika ekuitas kalian sudah tidak cukup untuk buka posisi baru. Banyak hal yang mendasari terjadinya Margin Call. Mulai dari ketidaktahuan pemula yang buka tutup posisi, manajemen risiko yang kurang teliti, maupun kondisi pasar yang bergerak di luar kewajaran.

Yang jelas, semua trader ingin terhindar dari Margin Call dan mencari cara untuk tidak bertemu dengan “panggilan kematian” ini.

Sebenarnya, Margin Call bukanlah benar-benar garis mati. MC justru dihadirkan oleh broker sebagai penyelamat agar balance di akun kalian tidak benar-benar ludes. Ketika dana sudah tidak cukup untuk menahan sebuah posisi, maka broker akan memberi kalian informasi terlebih dahulu untuk mengambil keputusan.
5 tips menghindari margin call 2

5 Cara Agar Terhindar dari Margin Call

Miliki Trading Plan Yang Jelas

Jenderal yang handal tentu sudah punya strategi sebelum berangkat perang. Hal yang sama juga diaplikasikan oleh trader yang sudah berpengalaman. Mereka selalu mempersiapkan rencana trading (Trading Plan) yang jelas.

Trading Plan sederhana biasanya berisi tentang pair yang dipilih, besar lot, level entry, dan level Stop Loss (SL). Beberapa trader yang lebih detail juga menambahkan level Take Profit (TP) dan rasio risk reward (RR) setiap entry.

Penting untuk digarisbawahi, jangan pernah masuk pasar tanpa mempersiapkan Trading Plan. Terjun ke pasar forex tanpa panduan akan membuat aktivitas trading seperti berjudi. Padahal, trading forex berdasarkan analisa versus ABC (Asal Biru, Close) sangatlah berbeda.
5 tips menghindari margin call 4

Gunakan Pair Mayor

Ketika trading forex, ada jenis-jenis pair mata uang yang perlu kalian kenali. Antara lain:

Pair Mayor, yaitu mata uang yang dipasangkan dengan USD. Contohnya adalah EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, USD/CHF, dan lain sebagainya. Pair mayor memiliki volume transaksi yang tinggi dan pergerakannya lebih mudah dianalisa.

Selain itu, ada juga pair Cross, yaitu mata uang negara-negara mayor selain USD. Contohnya adalah EUR/GBP, GBP/JPY, EUR/CHF, AUD/JPY, dan lain sebagainya. Meskipun tidak dipasangkan dengan Dolar AS, cross pair memiliki cukup banyak peminat karena negara asal mata uangnya cukup berpengaruh pada perekonomian dunia.

Terakhir, ada pair eksotik yang mewakili mata uang negara-negara berkembang. Contoh pairnya antara lain: USD/MXN (Dolar Amerika/Mexican Peso), USD/TRY ( Dollar Amerika/ The Turkish Lira), USD/SGD (Dolar Amerika/Dolar Singapura), serta EUR/TRY (EURO/ The Turkish Lira).

Untuk trader yang baru terjun ke pasar forex, pair mayor sering direkomendasikan karena spreadnya yang lebih terjangkau. Beberapa broker bahkan menawarkan fitur zero spread pada pair EUR/USD. Dengan biaya trading yang lebih ditekan, maka kalian bisa lebih fokus menghitung modal untuk setiap lot yang dibuka.

Disiplin dengan Manajemen Lot

Kesalahan yang sering berujung pada Margin Call adalah kurangnya pemahaman akan manajemen lot. Hal ini berkaitan erat dengan pentingnya membuat trading plan yang sudah disebutkan pada poin pertama.

Jika modal kalian terbatas, gunakanlah lot mikro atau cent yang membutuhkan biaya open posisi lebih kecil. Jika kalian memaksakan diri membuka lot standar yang ukurannya terlalu besar, maka potensi terkena margin call ketika harga bergerak melawan posisi yang dipasang jadi tidak terelakkan.
5 tips menghindari margin call 3

Stop Loss adalah Kawan

Broker menyediakan fitur Stop Loss di platform trading sebagai salah satu pengaman agar modal trader tidak langsung ludes seketika. Ketika harga menembus level yang kalian pasang di Stop Loss, maka posisi akan langsung tertutup secara otomatis.

Tahukah kalian? Margin Call pun sebenarnya merupakan salah satu bentuk Stop Loss forex otomatis yang disediakan oleh broker. Karena itu, level Margin Call ini beragam. Mulai dari 20% dari balance, atau seluruhnya (Stop Out). Yang artinya, kalian diberi kesempatan untuk menyelamatkan balance yang tersisa dengan cara menutup posisi trading atau justru menambah depositnya.

Kendalikan Emosi Diri

Seluruh tips menghindari Margin Call di atas akan sia-sia jika kalian tidak memiliki keteguhan hati untuk menerapkannya. Ketika pasar bergerak melawan prediksi, hilangkan perasaan ingin balas dendam dan cepat-cepat menutup kerugian dengan membuka posisi baru di luar Trading Plan.

Daripada memaksakan diri, sebaiknya ambil waktu untuk beristirahat dan mengevaluasi keputusan trading yang sudah dilakukan. Trading forex memang terlihat sederhana karena tinggal buka-tutup posisi, namun dibalik itu, ada ilmu psikologi trading yang tidak dimiliki semua orang.

Pilihan Rekomendasi Broker

Berikut pilihan rekomendasi broker yang telah kami uji secara langsung dari sisi keamanan dana, kualitas eksekusi, kemudahan deposit dan penarikan, serta banyak hal lainnya. Silahkan klik link berikut.


Recomended


Subscribe to Our
Newsletter

Indovestory Portal Berita Forex Terkini

Indovestory merupakan portal berita yang memberikan informasi terkini dan edukasi seputar kegiatan perdagangan valas atau Trading Forex.

Kategori

Hubungi Kami

Berlangganan Informasi Terbaru

Subscribe
Send Message

Get Latest news daily to your mail