Share

Trading forex mulai banyak diminati orang karena waktunya yang fleksibel, bisa dikerjakan dari rumah, serta modalnya bisa disesuaikan dengan budget pribadi. Kalian mungkin sering mendengar bahwa trading forex butuh modal yang besar, padahal itu tidak benar, lho!

Dahulunya, pasar forex memang dikuasai oleh para pemain besar dengan modal puluhan ribu dolar. Namun saat ini, trading forex bisa dimulai dengan dana yang terjangkau berkat adanya fitur leverage. Jika kalian ingin memulai trading forex, sangat penting untuk memahami apa itu leverage dan resiko penggunaannya.

Sebenarnya, Apa Itu Leverage?

Banyak yang salah kaprah mengartikan bahwa leverage adalah pinjaman modal dari broker kepada trader secara nyata. Tak berhenti di situ, ada juga trader yang asal-asalan mengisi formulir pembukaan akun dan memilih leverage terlalu tinggi. Ketika tradingnya loss dan balancenya minus, mereka jadi ketakutan karena mengira sudah “berhutang” pada broker dan bakal dikejar-kejar.

Padahal, leverage adalah perbandingan antara modal riil trader dengan dana yang dipinjam dari broker. Leverage berfungsi untuk meningkatkan kekuatan trader dalam memasang posisi trading dan menggerakkan dana di pasar. Semakin besar leverage yang dipilih, maka kalian akan lebih leluasa dalam menggunakan lot.

Besarnya leverage forex sangat beragam. Di Indonesia, maksimal leverage yang diperbolehkan oleh regulator resmi (Bappebti) sebesar 1:200. Sementara di luar negeri, ada broker yang sanggup menyediakan leverage 1:500, 1:888, bahkan 1:3000.

Karena penggunaan leverage ini berhubungan erat dengan kemampuan masing-masing trader, maka besar leverage yang cocok untuk setiap individu berbeda. Leverage tinggi memang bisa mendatangkan keuntungan, namun juga mengandung resiko yang patut diperhitungkan.
resiko leverage dalam forex 2

Apa Saja Resiko Dalam Leverage yang Perlu Dicermati?

Potensi Overtrading

Secara harfiah, Overtrading bisa diartikan sebagai trading yang kebablasan. Bentuknya ada dua:
  1. Membuka terlalu banyak lot trading, atau
  2. membuka 1 lot dengan nilai yang terlalu besar.
Yang sangat erat hubungannya dengan resiko leverage adalah poin yang pertama. Banyak trader pemula yang kurang sabar dalam memasang posisi dan ingin cepat profit. Karena leverage membuat kesempatan buka lot lebih banyak, mereka jadi cenderung lebih berani untuk menambah posisi trading.

Jika harga bergerak sesuai prediksi, tak masalah. Pundi-pundi keuntungan jadi lebih banyak. Namun ketika harga bergerak melawan prediksi dan Cut Loss adalah satu-satunya jalan, kerugian yang disebabkan oleh terlalu banyak lot terbuka juga berlipat ganda.

Terkena Margin Call

Bagaimana jika akun kalian terlalu banyak menanggung kerugian sampai dananya hampir habis? Ya, tentu saja kalian akan menerima ‘surat cinta’ dari broker yang berbentuk Margin Call. Momok bagi trader forex ini bisa menjadi tanda bahwa ada yang perlu diperbaiki dari trading kalian.

Jika sudah terkena Margin Call, pilihannya tinggal mengisi deposit lagi, Cut Loss, atau menunggu keajaiban agar posisi trading yang masih terbuka bisa menghasilkan profit buat menutup kerugian. Namun cara terakhir ini tidak disarankan, karena banyak-banyaknya sih justru kena Stop Out alias dana kalian habis tak bersisa. Posisi yang terbuka pun ditutup paksa oleh brokernya.

Mempengaruhi Emosi Trading

Ketika belum paham cara menghitung leverage, lalu melakukan Overtrade yang berujung pada Margin Call, bagaimana kondisi kalian? Tentunya akan merasa resah, gelisah, dan kesal karena uang modal berkurang atau bahkan ludes. Beberapa newbie mungkin malah ngambek dan menganggap dirinya sudah kena akal-akalan broker.

resiko leverage dalam forex 3
Sementara itu, ada juga yang menyalahkan diri sendiri dan takut untuk masuk pasar lagi. Jika ini terjadi pada kalian, ambillah sejenak waktu untuk mengevaluasi diri. Tapi ingatlah, trader forex profesional sekalipun juga butuh proses untuk belajar dan tidak langsung lihai dalam menyadari resiko dalam leverage.

Bagaimana Cara Mengurangi Resiko dalam Leverage?

resiko leverage dalam forex 4

Pahami Istilah-Istilah Trading

Satu pelajaran berharga: Jangan pernah masuk pasar hanya dengan asal klik-klik di aplikasi trading. Kalian harus memahami apa itu lot, leverage, margin, dan balance. Jika ingin mencoba trading forex secara gratis, sebagian besar broker telah menyediakan akun demo yang tidak menuntut kalian untuk transfer dana terlebih dahulu.

Bijak dengan Money Management

Dalam forex, money management (MM) memegang peranan penting. Mulai dari besar leverage, banyaknya lot yang bisa dibuka, serta ukuran lot yang sesuai merupakan hal yang harus dipersiapkan sebelum buka posisi. Telah banyak forum-forum trading dan website broker yang menyediakan kalkulator lot, leverage dan margin. Kalian tinggal memasukkan besar modal yang dimiliki, leverage yang dipakai, lalu kalkulator secara otomatis menghitung lot yang bisa dibuka.

Trading forex bukanlah hanya soal besar kecilnya modal, melainkan kemampuan dalam mengatur leverage dan MM secara keseluruhan. Ketika kalian sudah luwes menguasainya, maka resiko dalam leverage tidak lagi terasa menakutkan.

Pilihan Rekomendasi Broker

Berikut pilihan rekomendasi broker yang telah kami uji secara langsung dari sisi keamanan dana, kualitas eksekusi, kemudahan deposit dan penarikan, serta banyak hal lainnya. Silahkan klik link berikut.


Recomended


Subscribe to Our
Newsletter

Indovestory Portal Berita Forex Terkini

Indovestory merupakan portal berita yang memberikan informasi terkini dan edukasi seputar kegiatan perdagangan valas atau Trading Forex.

Kategori

Hubungi Kami

Berlangganan Informasi Terbaru

Subscribe
Send Message

Get Latest news daily to your mail