Share

Ketika memulai trading forex untuk pertama kali, salah satu tugas yang cukup menguras pikiran adalah menghindari broker maling. Wajar saja, karena seiring dengan semakin naiknya popularitas forex trading, makin banyak juga oknum yang ingin mencari keuntungan pribadi dengan kedok sebagai broker.

Bagaimana Agar Tidak Terjebak Broker Maling?

Jika sampai salah menaruh uang di broker maling, bisa jadi uang kalian akan hilang. Cita-cita awal ingin mendapat pemasukan tambahan dari trading forex, malah berujung gigit jari dan terpaksa harus mengikhlaskan uang modal yang dikumpulkan susah payah.

Nah, agar kalian bisa terhindar dari broker forex tipu-tipu, terapkan beberapa langkah mudah berikut ini.

Cari Testimoni di Internet

cari testimoni di internet
Saat ini, teknologi sudah berkembang pesat. Apapun bisa kalian tanyakan ke “Mbah Gugel”. Untuk langkah awal, kalian bisa coba ketikkan “broker forex yang aman” lalu perhatikan hasil pencariannya.

Hindari hasil pencarian yang berasal dari perusahaan broker forex tertentu, karena pada umumnya, tentu mereka akan mengklaim bahwa usahanya terpercaya. Hasil yang lebih legit bisa kalian peroleh dengan membaca forum-forum berisi pengalaman dari sesama trader forex. Beberapa forum terkenal seperti Forex Peace Army, WikiFx, dll bisa kalian manfaatkan untuk mencari informasi mengenai broker kalian

Cek Regulasi Brokernya

Setelah melakukan pencarian dari internet, kalian akan mendapatkan referensi beberapa nama broker yang banyak disebut. Langkah selanjutnya adalah memeriksa regulasi brokernya.
cek regulasi brokernya
Regulator broker forex bertugas untuk mengawasi dan mengatur aktivitas trading di negara atau wilayah agar tetap patuh hukum. Beberapa regulator yang populer antara lain FCA (Inggris), NFA dan CTFC (Amerika Serikat), ASIC (Australia), dan lain sebagainya. Di Indonesia sendiri, aktivitas broker forex teregulasi oleh BAPPEBTI.

Broker maling kadang mengelabui calon korban dengan mencantumkan keterangan bahwa mereka memiliki regulasi dari berbagai instansi, diakui di berbagai negara, dan sebagainya. Tak tanggung-tanggung, beberapa broker penipu ini bahkan berani menuliskan nomor regulasinya. Agar tidak terkecoh, kalian perlu melakukan cross check ke situs resmi regulator yang disebutkan.

Perhatikan Platform Trading yang Ditawarkan

Pada umumnya, platform trading standar yang ditawarkan broker adalah MetaTrader dan cTrader. Beberapa broker mungkin memiliki platform trading mereka sendiri, namun hanya sebagai tambahan dari platform trading standar.

MetaTrader banyak digunakan karena mudah disetting, terkoneksi dengan pasar beragam instrument, serta mudah digabungkan dengan Expert Advisor (EA). Jika kalian menemukan sebuah broker yang menawarkan Expert Advisor dan mewajibkan trading menggunakan platform khusus selain MetaTrader atau cTrader, tak ada salahnya untuk waspada.

Platform trading yang tidak standar seringkali dimanfaatkan oleh broker maling untuk mencurangi klien. Mulai dari menjadi Stop Loss Hunter, spread yang melebar atau lonjakan harga yang tidak wajar. Jika terjebak dengan platform trading yang dimanipulasi, kalian akan sulit untuk mengajukan keberatan karena sudah tertipu dari awal.

Karena itu, jangan remehkan kehadiran akun demo yang diberikan broker. Tak ada salahnya juga jika kalian mendaftar akun demo di beberapa broker sekaligus, agar bisa membandingkan performa satu broker dengan broker lainnya.

Kuotasi harga yang ditawarkan oleh broker forex mungkin bisa berbeda, tetapi selisih harga yang terlalu jauh bisa menjadi salah satu tanda bahwa platform trading kalian tengah dipermainkan.

Test dengan Nominal Kecil

Jika langkah-langkah di atas sudah dilakukan, maka langkah terakhir yang cukup beresiko harus diambil. Pilih salah satu broker yang paling memenuhi kebutuhan, lalu masukkan deposit dengan jumlah kecil.
test dengan nominal kecil
Setelah itu, lakukan transaksi trading seperti biasa dan segera tarik dana ketika sudah mencapai profit tertentu atau memenuhi syarat minimal penarikan. Broker forex yang kompeten akan memproses permintaan withdrawal sesuai kesepakatan awal.

Sebaliknya, broker forex maling akan berkelit dan melakukan berbagai macam cara agar kalian kesulitan dalam menarik dana. Modus yang dilakukan sangat beragam. Mulai dari waktu tunggu yang di luar kewajaran, syarat yang berbelit, hingga permintaan tarik dana ditolak terus-menerus. Hal ini dilakukan karena sebenarnya pemasukan mereka adalah uang yang disetor oleh para korban.

Broker Forex Maling Bisa Dihindari

Setelah membaca cara memilih broker forex anti maling di atas, sekarang kalian jadi tahu kan langkah apa saja yang perlu dilakukan? Ketelitian dan kewaspadaan dalam memulai trading forex memang sangat dibutuhkan.

Tidak perlu terburu-buru deposit jika kalian masih belum paham dengan syarat dan ketentuan yang diberikan oleh broker forex. Selain itu, hindari juga broker forex yang menjanjikan profit pasti dan bonus bombastis, karena hal-hal yang terlalu menggiurkan seringkali dijadikan skema penjualan oleh sales broker maling.

Pilihan Rekomendasi Broker

Berikut pilihan rekomendasi broker yang telah kami uji secara langsung dari sisi keamanan dana, kualitas eksekusi, kemudahan deposit dan penarikan, serta banyak hal lainnya. Silahkan klik link berikut.


Recomended


Subscribe to Our
Newsletter

Indovestory Portal Berita Forex Terkini

Indovestory merupakan portal berita yang memberikan informasi terkini dan edukasi seputar kegiatan perdagangan valas atau Trading Forex.

Kategori

Hubungi Kami

Berlangganan Informasi Terbaru

Subscribe
Send Message

Get Latest news daily to your mail