Share

Ramainya topik robot trading selalu menjadi fokus perhatian banyak trader, termasuk salah satunya mengenai bahasan kenapa banyak Robot Forex ditutup pemerintah Indonesia. Memang, penggunaannya sendiri punya plus minus, tapi yang jelas resikonya pun juga tak bisa benar-benar dihilangkan.

Saat ini pun, robot trading sebenarnya masih dapat dioperasikan secara perseorangan, meskipun website-nya diblokir. Namun, yang perlu digarisbawahi, jika kalian ketahuan menyebarkan robot trading ilegal di Indonesia, kemungkinan besar kalian akan ditindak tegas oleh pihak berwajib.

Faktor-Faktor Penyebab Robot Forex Ditutup Pemerintah

Dari berita terkini, salah satu kantor penyedia Robot Forex (Expert Advisor) kenamaan di Jakarta, yaitu PT DNA PRO Akademik telah disegel oleh pihak berwenang karena tidak mengantongi izin dari Bappebti. Selain kantor fisik tersebut, Bappebti bersama menkominfo juga telah memblokir ribuan website penyedia Robot Forex di Indonesia.

Berikut adalah beberapa faktor yang menurut Bappebti membuat Robot Trading dianggap ilegal di Indonesia:

a. Tidak ada payung hukum

Alasan utama kenapa banyak Robot Forex ditutup atau diblokir pemerintah adalah karena mereka tidak mengantongi izin usaha dari Bappebti (Kemendag) selaku regulator di bidang investasi berjangka, termasuk aktivitas trading online di Indonesia.

Otomatis di mata hukum Indonesia, semua produk tanpa izin edar/usaha dianggap ilegal. Jadi, segala bentuk kerugian yang diakibatkan penggunaan produk tersebut tak akan mendapat kompensasi atau perlindungan sama sekali dari pihak berwenang.

b. Indikasi praktik bisnis bodong (MLM)

Bappebti juga mewanti-wanti agar berhati-hati dalam membeli Robot Forex karena seringkali produk ini dipromosikan secara agresif dan tak bertanggungjawab karena penjual sendiri akan mendapat banyak komisi jika mampu menyebarluaskan ke “kaki-kaki” alias pelanggan baru.

Biasanya dalam praktik MLM, untuk mendapat keuntungan besar, member “diwajibkan” memasarkan produk secara militan dengan menghalalkan segala cara, termasuk praktik tipu-menipu.

c. Berisiko tinggi

Trading online pada dasarnya memang memiliki potensi keuntungan besar, tapi tentu saja resiko kerugiannya juga tak bisa diremehkan. Nah, ternyata banyak juga pembeli robot Forex yang sama sekali tak memahami sifat dasar trading Forex tersebut, jadi tak heran banyak laporan mengenai kerugian besar setelah menggunakan robot Forex.

Intinya, karena semakin lama, reputasi robot Forex semakin santer, semakin banyak pula pihak-pihak yang terkait di dalamnya. Memang tak semuanya menikmati keuntungan besar, malah lebih banyak yang menderita kerugian karena kurangnya pengetahuan mengenai manajemen risiko dan dinamika dasar pasar Forex (kapan trend harga bertahan atau berakhir). Hal inilah yang membuat aparat negara semakin tegas dalam menindak robot Forex dan penyebarannya di Indonesia.

Alternatif Cuan Selain Robot Forex

Nah, kalau kalian salah satu “korban” dari penyalahgunaan robot Forex tapi masih ingin mencari alternatif investasi lain yang lebih baik, inilah beberapa rekomendasi yang perlu dipertimbangkan:

a. Copy Trading (Forex)

Kalau kalian ingin menikmati potensi cuan besar dari Forex tapi tak mau repot-repot belajar trading dari awal, Copy Trading adalah pilihan terbaik. Dengan fitur ini, kalian cukup mencari “Master” dengan portofolio terbaik untuk diikuti. Platform (biasanya Metatrader) akan secara otomatis mengikuti eksekusi market trading dari Akun Master yang kalian ikuti.

Belakangan ini, Copy Trading juga marak digunakan di aset-aset kripto seperti Ethereum, Bitcoin dan kawan-kawan. Tapi ingat, resiko trading kripto resikonya lebih besar dari Forex. Bijak-bijaklah dalam memeriksa portofolio akun master, cek keuntungannya dalam jangka panjang juga (min. 6 bulan), jangan sekedar tertarik dengan keuntungan dari jangka pendek saja.

b. Investasi Saham Bluechips (IDX)

Investasi saham di Bursa Saham Indonesia (IDX) sebetulnya juga layak dipertimbangkan, beberapa emiten saham berkapitalisasi besar seperti TLKM, BBRI, BBCA, dan seterusnya, rata-rata memiliki rekam jejak imbal hasil relatif baik (rata-rata di atas 15% ROI per tahun).

Semakin besar kapitalisasi suatu emiten, umumnya mencerminkan kekuatannya dalam mempertahankan trend kenaikan harga. Namun perlu dicatat juga, tak semua Bluechips berjalan naik sepanjang waktu, contohnya Unilever Indonesia (UNVR).

Untuk mengakses IDX, kalian perlu membuka akun sekuritas di beberapa bank lokal yang sudah bekerjasama dengan bursa saham Indonesia.
Alternatif Cuan Selain Robot Forex
idvs alasan kenapa banyak robot forex ditutup pemerintah 3

c. Reksa Dana

Dari semua pilihan di atas, Reksa Dana adalah pilihan yang cukup moderat dengan tingkat resiko relatif paling kecil. Pada dasarnya, kalian hanya perlu menjatuhkan pilihan pada Manajemen Investasi (MI) mana modal kalian akan “dititipkan”. Umumnya, imbal hasil dari reksadana berada di kisaran 10-15% ke atas pertahunnya.

Cek dengan baik-baik portofolio dari MI tersebut, pastikan bahwa MI yang kalian pilih menjelaskan dengan rinci apa saja tipe aset-aset yang mereka olah (Assets Under Management). Lazimnya, MI dengan tipe rasio AUM dominan ke pasar saham lebih berpotensi tinggi menghasilkan imbal hasil dari modal.

Kini akses reksa dana kian mudah dengan adanya platform investasi Reksa Dana seperti Tanam Duit, Ajaib, Bareksa, dan lain sebagainya.

Pilihan Rekomendasi Broker

Berikut pilihan rekomendasi broker yang telah kami uji secara langsung dari sisi keamanan dana, kualitas eksekusi, kemudahan deposit dan penarikan, serta banyak hal lainnya. Silahkan klik link berikut.


Recomended


Subscribe to Our
Newsletter

Indovestory Portal Berita Forex Terkini

Indovestory merupakan portal berita yang memberikan informasi terkini dan edukasi seputar kegiatan perdagangan valas atau Trading Forex.

Kategori

Hubungi Kami

Berlangganan Informasi Terbaru

Subscribe
Send Message

Get Latest news daily to your mail