Harga Bitcoin Turun di Bawah $90 Ribu, Sell-Off Berlanjut, Apa yang Terjadi?

Harga Bitcoin Turun di Bawah $90 Ribu, Sell-Off Berlanjut, Apa yang Terjadi?

Share

Bitcoin kembali mengalami tekanan besar di pasar kripto global. Harga Bitcoin turun di bawah $90.000, mencatat level terendah dalam tiga bulan terakhir akibat aksi jual yang berlanjut di kalangan investor. Beberapa faktor utama yang memicu penurunan ini termasuk peretasan besar pada salah satu bursa kripto ternama, kebijakan tarif AS yang lebih ketat, serta perlambatan ekonomi global yang semakin membebani sentimen pasar.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara rinci tren harga Bitcoin hari ini, penyebab sell-off Bitcoin yang berlanjut, serta bagaimana prediksi harga Bitcoin ke depan berdasarkan analisis terbaru.

Harga Bitcoin Turun: Faktor-Faktor Penyebab Penurunan

Dalam empat hari perdagangan berturut-turut, tren harga Bitcoin mengalami penurunan signifikan. Pada Rabu (27/2/2025) pukul 15:30 WIB, harga Bitcoin turun ke $88.339, setelah sebelumnya sempat menyentuh titik terendah $86.000. Dalam satu minggu terakhir, Bitcoin mengalami penurunan lebih dari $8.000, mencerminkan tren bearish yang terus menguat.

Peretasan Bursa Kripto ByBit Senilai $1,5 Miliar

Peristiwa yang paling mengguncang kepercayaan investor adalah peretasan besar-besaran bursa kripto ByBit, yang menyebabkan kerugian mencapai $1,5 miliar. Insiden ini langsung memicu gelombang kepanikan di pasar kripto, dengan banyak investor yang buru-buru menjual kepemilikan mereka.

Sejarah menunjukkan bahwa keamanan exchange kripto sangat berpengaruh pada harga Bitcoin hari ini. Setiap kali terjadi peretasan besar, harga BTC cenderung mengalami tekanan jual yang signifikan.

harga bitcoin turun_ faktor faktor penyebab penurunan

Bitcoin Terseret Sentimen Penghindaran Risiko yang Meluas

Selain tekanan akibat aksi jual besar-besaran, harga Bitcoin turun seiring dengan melemahnya pasar berbasis risiko lainnya, terutama saham AS. Wall Street mencatatkan serangkaian kerugian setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menerapkan tarif impor baru, termasuk bea masuk 25% untuk Kanada dan Meksiko yang akan berlaku minggu depan.

Di sisi lain, prospek perlambatan ekonomi AS semakin membebani pasar. Serangkaian data menunjukkan sentimen konsumen yang lemah, menandakan konsumsi swasta yang menurun – faktor utama yang menopang ekonomi AS.

Sell-Off Berlanjut: ETF Bitcoin Catat Arus Keluar $1 Miliar

Selain tekanan di pasar spot, sell-off Bitcoin yang berlanjut juga disebabkan oleh arus keluar besar-besaran dari ETF Bitcoin.

Menurut data dari SoSoValue, ETF Bitcoin spot mencatat arus keluar sebesar $1,01 miliar dalam satu hari pada Selasa (26/2/2025)—rekor tertinggi sejak peluncuran ETF spot Bitcoin pada Maret 2024.

ETF yang mengalami arus keluar terbesar:
  • BlackRock’s iShares Bitcoin Trust ETF (NASDAQ:IBIT): $344,7 juta
  • Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund (NYSE:FBTC): $164,4 juta

Arus keluar ini menunjukkan bahwa investor institusional mulai menjual kepemilikan Bitcoin mereka, yang semakin menekan harga.

sell off berlanjut_ etf bitcoin catat arus keluar

Altcoin dan Memecoin Stabil dari Kerugian Besar

Meskipun harga Bitcoin turun, beberapa altcoin mulai menunjukkan pemulihan harga.
  • Ethereum (ETH) naik 0,5% menjadi $2,492.69
  • XRP melonjak 1,9% menjadi $2,2923
  • Solana (SOL), Cardano (ADA), dan Polygon (MATIC) mencatat kenaikan antara 2% hingga 5%

Namun, memecoin seperti Dogecoin (DOGE) dan $TRUMP masih mengalami volatilitas tinggi. DOGE naik tipis 0,9%, sementara $TRUMP turun 0,5% ke level terendah baru.

prediksi harga bitcoin ke depan

Prediksi Harga Bitcoin ke Depan

Apakah tren harga Bitcoin akan pulih, atau masih akan mengalami penurunan lebih lanjut?

Dari sisi teknikal, Bitcoin saat ini memiliki level support kuat di kisaran $85.000 hingga $86.000. Jika harga mampu bertahan di level ini, ada kemungkinan Bitcoin rebound ke level $92.000 hingga $95.000 dalam beberapa minggu ke depan.

Namun, jika tekanan jual masih kuat dan harga turun di bawah $85.000, skenario bearish bisa semakin dalam dengan potensi penurunan hingga $80.000 atau lebih rendah.

Faktor-faktor yang perlu diperhatikan:
  1. Reaksi pasar terhadap kebijakan tarif baru AS
  2. Pemulihan kepercayaan investor setelah peretasan ByBit
  3. Aliran dana masuk/keluar dari ETF Bitcoin
  4. Indikator ekonomi global, termasuk data tenaga kerja dan inflasi AS

Kesimpulan

Saat ini, harga Bitcoin turun akibat kombinasi berbagai faktor, termasuk peretasan bursa kripto, kebijakan perdagangan AS, dan sentimen ekonomi yang melemah. Sell-off yang berlanjut di ETF Bitcoin semakin memperburuk tren bearish. Namun, dengan tanda-tanda stabilisasi di pasar altcoin dan level support Bitcoin di $85.000, ada peluang bagi pemulihan dalam beberapa minggu ke depan.

Pilihan Rekomendasi Broker

Berikut pilihan rekomendasi broker yang telah kami uji secara langsung dari sisi keamanan dana, kualitas eksekusi, kemudahan deposit dan penarikan, serta banyak hal lainnya. Silahkan klik link berikut.

Indovestory Portal Berita Forex Terkini

Indovestory merupakan portal berita yang memberikan informasi terkini dan edukasi seputar kegiatan perdagangan valas atau Trading Forex.

Hubungi Kami

Berlangganan Informasi Terbaru

Subscribe
Send Message

Get Latest news daily to your mail