Bitcoin Turun di Bawah 85.000 USD, Analis Prediksi Rebound Bullish

Bitcoin Turun di Bawah 85.000 USD, Analis Prediksi Rebound Bullish

Share

Total kapitalisasi pasar aset kripto, termasuk Bitcoin, mengalami koreksi signifikan dalam 24 jam terakhir. Bitcoin turun di bawah 85.000 USD dan saat ini berada di kisaran 84.255 USD, menghapus keuntungan akhir pekan. Penurunan harga Bitcoin ini menjadi perhatian investor, terutama dengan volatilitas pasar yang tinggi.

Namun, seorang analis CryptoQuant dengan nama samaran Banker mengungkapkan bahwa koreksi ini dapat menjadi tanda persiapan untuk lonjakan bullish baru. Tren historis menunjukkan bahwa saat Bitcoin turun di bawah 85.000 USD, sering kali terjadi rebound signifikan karena banyak investor melihat ini sebagai peluang beli.

faktor penyebab bitcoin turun di bawah 85.000 usd

Faktor Penyebab Bitcoin Turun di Bawah 85.000 USD

1. Penurunan Open Interest Bitcoin

Dalam analisis terbarunya, Banker mengidentifikasi tiga sinyal utama yang menunjukkan potensi rebound harga Bitcoin dalam jangka pendek. Salah satunya adalah penurunan open interest Bitcoin, yang berhubungan dengan aktivitas trading di pasar derivatif.

Menurut Banker, Perubahan Open Interest Bitcoin (7D) mengalami penurunan signifikan sebesar -14,42% pada 1 Maret. Open interest mengacu pada jumlah total kontrak derivatif yang belum terselesaikan, seperti futures dan opsi. Penurunan ini menunjukkan bahwa leverage pasar semakin berkurang. Secara historis, koreksi seperti ini sering kali menciptakan peluang bagi investor untuk membeli di harga lebih rendah, yang dapat memicu kenaikan harga selanjutnya.

2. Sentimen Pasar dan Indeks Fear and Greed

Sinyal lain yang menunjukkan potensi rebound adalah turunnya Indeks Fear and Greed. Saat ini, indeks berada di angka 15, menandakan ketakutan ekstrem di antara investor. Kondisi ini biasanya menunjukkan bahwa pasar oversold dan mendekati titik terendah, sehingga membuka peluang bagi trader yang ingin membeli saat harga murah untuk mendapatkan keuntungan saat harga naik.

Jika para trader memanfaatkan tren ini dan meningkatkan akumulasi Bitcoin, maka kondisi ini bisa menjadi pemicu untuk reli bullish dalam waktu dekat. Ditambah lagi, KTT Kripto yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Maret di Gedung Putih dapat menjadi katalis bagi pergerakan pasar jangka pendek. Acara ini dipimpin oleh Presiden Trump dan bertujuan untuk membentuk regulasi kripto yang lebih jelas, menunjukkan pendekatan pro-kripto dari pemerintah AS.

3. Tekanan Makroekonomi dan Regulasi Kripto

Selain faktor teknikal dan sentimen pasar, tekanan makroekonomi juga memengaruhi pergerakan harga Bitcoin. Ketidakpastian dalam regulasi aset digital di beberapa negara, termasuk AS, dapat menyebabkan ketidakstabilan harga. Di sisi lain, jika regulasi kripto semakin jelas dan ramah bagi investor, maka harga Bitcoin berpotensi mengalami pemulihan lebih cepat.

dampak sentimen global terhadap harga bitcoin

Apakah Bitcoin Siap Memulai Reli Bullish?

1. Indikator RSI Menunjukkan Potensi Rebound

Selain faktor fundamental dan sentimen pasar, indikator teknikal juga mendukung potensi rebound Bitcoin. Saat ini, RSI BTC berada di angka 36,88, mendekati level oversold. Indikator ini mengukur apakah aset overbought atau oversold, dan angka ini menunjukkan bahwa Bitcoin mendekati titik jenuh jual.

Jika prediksi ini benar, Bitcoin berpotensi mengalami rebound menuju resistance di 92.247 USD. Namun, jika tekanan jual terus berlanjut, BTC bisa kembali mengalami penurunan lebih dalam hingga mencapai 80.580 USD.

2. Akumulasi oleh Investor Institusional dan Whale Bitcoin

Para investor juga mencermati perkembangan lebih lanjut dalam kebijakan regulasi kripto yang dapat memengaruhi harga Bitcoin. Jika ada kejelasan lebih lanjut mengenai peraturan aset digital, hal ini dapat meningkatkan kepercayaan investor dan mendorong pergerakan bullish.

Selain itu, aktivitas whale Bitcoin—pemegang besar BTC—juga menunjukkan adanya akumulasi di level harga saat ini. Jika tren ini berlanjut, maka potensi reli Bitcoin semakin kuat. Kapitalisasi pasar kripto juga menjadi faktor yang dapat menentukan arah harga dalam jangka pendek.

Selain itu, investor institusional terus menunjukkan minat terhadap Bitcoin sebagai aset lindung nilai. Dengan lebih banyak perusahaan dan institusi besar yang mengakuisisi BTC, tekanan beli dapat meningkat dan mendorong harga naik.

3. Dampak Sentimen Global terhadap Harga Bitcoin

Selain faktor internal, faktor eksternal seperti kebijakan moneter global, keputusan suku bunga oleh Federal Reserve, dan kondisi ekonomi makro juga berperan penting dalam pergerakan harga Bitcoin. Jika inflasi tetap tinggi dan bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi, aset spekulatif seperti Bitcoin bisa mengalami tekanan lebih lanjut. Sebaliknya, jika ada indikasi pelonggaran kebijakan moneter, ini bisa menjadi katalis bagi kenaikan harga BTC.

apakah bitcoin siap memulai reli bullish

Kesimpulan

Dengan kondisi pasar saat ini, para investor dan trader Bitcoin perlu mencermati pergerakan harga selanjutnya. Meskipun Bitcoin turun di bawah 85.000 USD, peluang reli tetap terbuka jika momentum bullish kembali mendominasi pasar.

Indikator on-chain dan teknikal menunjukkan bahwa Bitcoin berada dalam kondisi oversold, yang sering kali menjadi tanda bahwa reli harga bisa segera terjadi. Ditambah dengan event penting seperti KTT Kripto di Gedung Putih, sentimen pasar dapat berubah dalam waktu dekat.

Namun, penting bagi investor untuk tetap berhati-hati dan menerapkan strategi manajemen risiko yang baik, mengingat volatilitas pasar kripto yang masih tinggi. Apakah Bitcoin akan segera bangkit atau justru melanjutkan tren penurunan hingga ke level 80.000 USD? Waktu yang akan menjawabnya.

Pilihan Rekomendasi Broker

Berikut pilihan rekomendasi broker yang telah kami uji secara langsung dari sisi keamanan dana, kualitas eksekusi, kemudahan deposit dan penarikan, serta banyak hal lainnya. Silahkan klik link berikut.

Indovestory Portal Berita Forex Terkini

Indovestory merupakan portal berita yang memberikan informasi terkini dan edukasi seputar kegiatan perdagangan valas atau Trading Forex.

Hubungi Kami

Berlangganan Informasi Terbaru

Subscribe
Send Message

Get Latest news daily to your mail